Rakor PMI Lampung Timur, Wabup Azwar Hadi Dorong Pembaruan Kepengurusan dan Penguatan Layanan Kemanusiaan

Lampung Timur (KOMDIGI LAMTIM) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lampung Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi selaku Ketua PMI Kabupaten Lampung Timur. 

Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan program kemanusiaan PMI agar semakin responsif dan profesional dalam melayani masyarakat. Rakor yang berlangsung di markas PMI Kabupaten Lampung Timur, rabu (04/02/2026). 

Turut hadir dalam rakor tersebut Inspektur Drs Tarmizi, Kepala Dinas Kominfo Mansur Syah, Kepala Dinas Perhubungan Wanruslan, Kepala Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Edi Saputra, Kepala Dinas Parpora Marsan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Verzanita, jajaran pengurus, serta anggota PMI Kabupaten Lampung Timur. 

Dalam kesempatan itu, Kadis Kominfo Mansur Syah selaku Sekretaris PMI Kabupaten Lampung Timur menyampaikan laporan kegiatan organisasi sekaligus mengusulkan pembaruan keanggotaan. 

Ia menilai regenerasi perlu segera dilakukan mengingat banyak anggota yang telah memasuki masa pensiun. “Perlu ada pembaharuan struktur dan keanggotaan agar PMI tetap aktif, energik, dan siap menjalankan tugas kemanusiaan,” ujarnya. Sementara itu, Kepala UPTD Bank Darah, dr. Wayan, melaporkan sejumlah kendala teknis dalam pelayanan darah, khususnya bagi pasien asal Lampung Timur yang dirawat di luar daerah. 

Ia menuturkan bahwa meski PMI siap membantu ketersediaan darah, proses distribusi sering terhambat karena tidak adanya surat permintaan resmi dari rumah sakit tujuan. 

“Kami siap membantu, tetapi secara prosedural harus ada surat permintaan resmi. Tanpa itu, kami tidak bisa menyalurkan darah. Kami berharap ada solusi regulasi agar pelayanan lebih cepat dan fleksibel,” jelasnya. Menanggapi berbagai laporan tersebut, Ketua PMI Lampung Timur Azwar Hadi menekankan pentingnya pembenahan struktur organisasi dan penguatan manajemen internal. 

Ia menyebut banyak pengurus yang sudah tidak aktif karena faktor usia sehingga perlu dilakukan rapat pleno untuk mengusulkan pembaruan kepengurusan ke PMI Provinsi. 

Selain itu, Azwar juga menyampaikan rencana pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) PMI yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Juni mendatang sebagai bagian dari proses konsolidasi organisasi. 

Ia turut mengingatkan agar seluruh kegiatan PMI terdokumentasi dan diarsipkan dengan baik sebagai bentuk akuntabilitas serta bahan evaluasi ke depan. “PMI memiliki banyak kegiatan sosial dan kemanusiaan. Semua harus terdokumentasi agar program kita terarah dan berkelanjutan,” tegasnya. Dalam pembinaan generasi muda, PMI juga akan terus menguatkan kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara). Azwar berharap pembinaan tidak berhenti setelah kegiatan selesai, melainkan dilakukan secara berkelanjutan agar kader-kader muda selalu siap saat dibutuhkan. 

“Jumbara harus terus dibina. Jangan setelah kegiatan selesai lalu berhenti. Kita butuh anggota muda yang selalu siap siaga,” pungkasnya. Melalui rakor ini, PMI Lampung Timur berkomitmen meningkatkan pelayanan kemanusiaan, memperkuat organisasi, serta memastikan kehadiran PMI semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

(**).