bupati lampung timur
Menu Utama
Agenda
Selasa ,22-Maret-2016
Selasa ,22-Maret-2016
Senin ,14-Maret-2016
Senin ,14-Maret-2016
Jumat ,11-Maret-2016
Jumat ,11-Maret-2016
Kamis ,10-Maret-2016
Kamis ,10-Maret-2016
Selasa ,8-Maret-2016
Selasa ,8-Maret-2016
Selasa ,8-Maret-2016
Selasa ,8-Maret-2016
Senin ,7-Maret-2016
Senin ,7-Maret-2016
Jumat ,4-Maret-2016
Jumat ,4-Maret-2016
Kamis ,3-Maret-2016
Kamis ,3-Maret-2016
Rabu ,2-Maret-2016
Rabu ,2-Maret-2016
Selasa ,1-Maret-2016
Selasa ,1-Maret-2016
Senin ,29-Februari-2016
Senin ,29-Februari-2016
Jumat ,26-Februari-2016
Kamis ,25-Februari-2016
Rabu ,24-Februari-2016
Selasa ,23-Februari-2016
Senin ,22-Februari-2016
Jumat ,22-Mei-2015
Statistik Situs
Visitors : 0 users
Hits : hits
Month : 0 users
Today : 0 users

Rabu ,23 November 2011 | 4:31 wib

Pasir Sakti - Pemerintah Kabupaten Lampung Timur melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) berupaya secara intensif memantau alur pelayaran laut di daerah itu. Menurut Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Dishubkominfo Lampung Timur, Drs. Prayitno pada Rabu (23/11) mengatakan, Kabupaten Lampung Timur memiliki wilayah laut yang cukup strategis terutama di sekitar Kecamatan Labuhan Maringgai dan Pasir Sakti, untuk itu aset daerah itu harus dijaga dengan baik. Ia melanjutkan, pihaknya akan menggiatkan pemantauan di sekitar laut agar aktivitas pelayaran dapat berjalan lancar dan para nelayan tidak terganggu saat menangkap ikan.

Prayitno menambahkan, sebelumnya Dishubkominfo Lamtim pernah menemukan adanya aktivitas pengerukan laut di lokasi Way Belukang Kecamatan Pasir Sakti yang diduga dilakukan tanpa izin, sehingga pihaknya berupaya agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali. “Benar adanya pengerukan laut untuk alur pelayaran dan pembuangan lumpur hasil pengerukan untuk rekreasi pantai yang dilakukan PT. JPP. Pihak PT. JPP diketahui bahwa pihak pengembang belum mendapatkan atau mengajukan izin pengerukan dan rekreasi dari Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Lampung Timur,” kata Prayit.

Berkenaan dengan kejadian tersebut, Dishubkominfo Lamtim mengimbau bagi semua pihak yang ingin mengembangkan wilayah laut di Kabupaten Lampung Timur sebagai daerah wisata maupun usaha, agar tidak mengganggu aktivitas pelayaran laut, serta dapat menjaga kelestarian alam di daerah tersebut.

 

 

Content loading in