ARTI LAMBANG DAERAH
KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

Perisai BersegiLima

:

Keberanian dan ketangguhan / kokoh mempertahankan nilai prinsip / filosofi, citra, identitas, dan kehormatan;

Warna Putih

:

Warna putih diantara garis hitam membentuk batas pinggir perisai mempunyai makna dua sisi kehidupan, dunia dan akhirat yang sejajar;

Tulisan Lampung Timur

:

Warna putih dengan warna dasar merah, bermakna bahwa masyarakat Lampung Timur selalu berani membela kebenaran guna tercapainya kehidupan yang suci;

Warna hijau terang bermakna kemakmuran;

Warna kuning, bermakna keagungan;

Warna hitam, bermakna tanah yang subur dan kokoh.

Apabila warna-warna itu di satukan akan menggambarkan bahwa daerah Lampung Timur memiliki tanah yang subur untuk di tanami berbagai tanaman yang dapat menciptakan kemakmuran demi tercapainya perekonomian yang agung;

Payung Agung

:

Payung agung warna putih menancap hinggan keatas permukaan laut bermakna bahwa seluruh kehidupan selalu di payungi, diayomi dan di lindungi dari segala macam bentuk kezaliman dan kebatilan;

Berisi 5 (lima), lima sila dari Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesiadan lima nilai /filosofi adapt masyarakat Lampung Timur yakni Fiil Pasenggiri, Bejulik beadek nemui nyimah, Nengah nyapur, dan Sakai sambayan.

17 (Tujuh belas) merukan tanggal Proklamasi Kemerdekaan RepublikIndonesia;

Kopiah Emas

:

Merupakan pakaian kebesaran anak-anak raja di Lampung Timur;

2 (Dua) Senjata Punduk

:

2(dua) senjata Punduk bersarung warna coklat yang berada di belakang kopiah emas dengan posisi bersilang dan gagang punduk berada di atas merupakan senjata pusaka masyarakat Lampung timur yang cinta perdamaian;

Pepadum 2 (dua) Tatah

:

Pepadum warna coklat2 (dua) tatah dengan kaki berbentuk seni kaki harimau merupakan tempat duduk Raja untuk musyawarah;

Air Berwarna Biru Laut

:

Air biru laut dengan 5 gelombang ;

air biru laut melambangkan wilayah laut yang luas dan kaya sebagai sumber kesejahteraan bersama.

5 (lima) gelombang melmbangkan lima aliaran sungai besar yang mengaliri Wilayah lampung Timur yakni Way Sekampung, Way Batang Hari, Way Pegaduangan, Way curup, dan Way Jepara;

Roda Besi 5 (lima) Gerigi

:

Bermakna bahwa masyarakat Lampung Timur selalu siap membangun daerah dengan ilmu, Teknologi dan Industri yang tetap dalam koridor – koridor Pancasila;

Aksara Lampung Timur

:

Berbunyi BUMEI TUAH BEPADAN ditonjolkan sebagai pelambang kekayaan budaya Lampung sekaligus tekad terus dilestarikan dan di kembangkan;

Setangkai Padi

:

Setangkai padi kuning emas, berjumlah 45 butir, lambag tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia;

Setangkai Lada

:

Setangkai Lada dengan 9 Tangkai lada merah matang, masing-masing tangkai dengan 9 butir lada, serta 27 daun yang terbagi dalam 4 kelompok daun, melambangkan kelahiran Kabupaten Lampung Timur Tanggal 27 April 1999;

Tali Delapan Ikat

:

Jumlah 8 merupakan lambing bukan Agustus sebagai bulan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia;

Pita Putih Teks Huruf Latin

:

Seloka “ BUMEI TUAH BEPADAN “ berarti :

Daearah Lampung Timur merukan daerah yang selau menberikan kemakmuran bagi masyarakat apabila segala keputusan di ambil melalui cara musyawarah untuk mufakat.

Apabila no 11, 12, dan 13 digabungakan akan mendapatkan makna bahwa daearah Lampung Timur merupakan daerah Lunmbung Pangagn sekaligus daeah penghasil Lada hitam yang di kenal dengan istilah Black Pepper, sedangkan ikatannya menunjukan bahwa kehidupan masyarakat pribumi maupun pendatang hidup dalam suatu ikatan untuk mencapai kemakmuran dan perdamaian.