Pemkab Lamtim Gelar sosialisasi Pencegahan Stunting Rumah Desa Sehat (RDS)

03 Des 2019 175
Pemkab Lamtim  Gelar Sosialisasi Pencegahan Stunting Rumah Desa Sehat (RDS)


 

KOMINFO LAMTIM, Pekalongan - Pemkab Lamtim melalui Dinas P2TP2A Kabupaten Lampung Timur bekerjasama Dengan Ikatan Dokter Indonesia Kecamatan Pekalongan Gelar Sosialisasi Pencegahan Stunting Rumah Desa Sehat (RDS) Pada 12 Desa di Wilayah Kecamatan Pekalongan salah satunya adalah Desa Pekalongan Bertempat di Balai Desa Pekalongan Dusun 4 pada Senin (2/11/2019).


Sosialisasi ini dilakukan dari tanggal 26 November hingga tanggal 2 Desember 2019 dikecamatan Pekalongan pada 12 desa diwilayah kecamatan pekalongan masing masing desa Pekalongan, Adirejo, Adijaya, Sidodadi, Gondangrejo, Jojog, siraman, Tulusrejo, Gantiwarno, Gantimulyo,Kalibening dan desa Wonosari kecamatan Pekalongan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekdes Pekalongan,Pendamping Desa,Ketua RBS beserta anggota,IDI dinas kesehatan  UPTD Puskesmas Pekalongan serta para peserta sosialisasi dari masing masing dusun di desa Pekalongan.


Petugas kesehatan dari UPTD Puskesmas Pekalongan bagian Gizi,Vresti Rahma Sari D3 Gizi,dalam sosialisasi ini menerangkan ahwa stunting dapat terjadi disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dari semenjak bayi didalam kandungan dan baru dapat diketahui pada saat anak telah mencapai usia 2 tahun.


“Kekurangan asupan gizi bagi bayi saat masih berada didalam kandungan merupakan penyebab terjadinya stunting,berdasarkan badan kesehatan dunia(WHO) Indonesia berada urutan ke5 jumlah anak dengan kondisi stunting dan diperkirakandiseluruh dunia ada 187 juta anak dibawah usia lima tahun pertumbuhannya terhambat karena stunting,stunting juga menyebabkan perkembangan otak yang tidak maksimal yang dapat menyebabkan prestasi belajar disekolah buruk, bahkan juga menjadi salah satu faktor penyebab resiko diabetes,hipertensi, obesitas dan kematian akibat infeksi.


Lebih lanjut ia menuturkan bahwa penyakit stunting dapat dicegah sejak masa kehamilan hingga anak berusia 2 tahun atau disebut juga periode 1000 hari pertama kehidupan dengan cara mencukupi kebutuhan zat besi,yodium serta asam folat,melakukan pemeriksaan rutin dan hindari terkena paparan rokok.


Petugas dari dinas P2TP2A kabupaten lampung timur,Lailatul Khoiriyah,S.Hi menerangkan bahwa salah satu fungsi dari dinas P2TP2A adalah memberikan kontribusi tehadap terwujudnya kesetaraan dan keadilan gender melalui ketersediaan wadah kegiatan pelayanan P2TP2A.


“Salah satu fungsi dari P2TP2A adalah memfasilitasi kebutuhan perempuan dan anak  korban kekerasan dalam memenuhi hak korban kekerasan, yaitu hak atas kebenaran,hak atas perlindungan,hak atas keadilan serta hak atas pemulihan/pemberdayaan”


Berdasarkan keterangan dari ketua RBS sekaligus sebagai ketua panitia penyelenggara desa Pekalongan Lely Widya astuti Amd, kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 20 orang peserta yang masing masing diambil dari kader Posyandu,Bumil dan Baduta di masing masin desa.


“Peserta kegiatan ini berjumlah 20 orang ditiap tiap desa yang terdiri atas satu orang kader dari masing masing Posyandu yang ada didesa Pekalongan, Bumil dan Ibu anak dibawah usia 2 tahun/Baduta,sedang untuk pemateri bersumber dari IBI dinas kesehatan UPTD Puskesmas kecamatan Pekalongan dan dari Dinas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak(P2TP2A) kabupaten Lampung timur.(Imamudin)

 

 

 


Lampung Timur

Social Links