Peringati Hari Antinarkotika, BNN Lamtim Perkuat Upaya Pencegahan

26 Jun 2020 80
Peringati Hari Antinarkotika, BNN Lamtim Perkuat Upaya Pencegahan


 

 

Sukadana, (KOMINFO LAMTIM) -- Memperingati Hari Antimarkotika Internasional, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lampung Timur menguatkan upaya pencegahan peredaran narkoba di wilayah setempat.

 

Hal itu disampaikan Kepala BNN Lampung Timur (Lamtim), Raden Gunawan usai menyaksikan video conference Pidato Presiden RI Joko Widodo pada puncak peringatan Hari Antinarkotika Internasional, Jumat (26-6-2020).

 

"Kami secara kontinyu melakukan sosialisasi guna mencegah terjadinya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di kabupaten ini," kata dia.

 

BNN Lamtim pun telah memiliki klinik pratama yang berfungsi untuk rehabilitasi para korban pecandu narkoba. Selain itu, BNN Lamtim melakukan sosialisasi penyuluhan tentang bahaya narkoba kepada generasi muda termasuk pelajar dan mahasiswa, tenaga didik serta masyarakat umum.

 

"BNN juga aktif dalam pembentukan desa bersinar atau bersih dari Narkoba," kata Raden Gunawan.

 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamtim, Ariana Juliastuty mengatakan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional mempunyai makna bahwa kita semua menjadi ingat narkotika itu sangat berbahaya. Untuk itu, generasi muda agar jangan sampai menggunakannya.

 

"Sudah menjadi kewajiban kita untuk menyebarluaskan informasi tentang bahaya narkoba bagi generasi muda. Jauhi, jangan didekati, menghindari sejak dini adalah kesuksesan generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa dan kejayaan Indonesia," kata Ariana.

 

Sementara itu, Kepala BNN Pusat Komjen Heru Winarko mengatakan berdasarkan hasil kajian dengan pusat penelitian masyarakat dan Budaya LIPI pada gahun 2019, kecenderungan penyalahgunaan narkotika di Indonesia sebesar 1,80 persen atau setara dengan 3.419.188 orang.

 

Sedangkan angka prevalensi atau umummya penyalahgunaan narkoba sekali pakai seumur hidup tahun 2011 sebanyak 2,40 persen atau setara dengan 4.530.000 orang. Dengan demikian BNN dapat menyelamatkan sekitar satu juta jiwa penduduk Indonesia.

 

"Langkah strategis yang dilakukan BNN dalam upaya perang melawan Narkorika yakni aktivitas pencegahan agar masyarakat memiliki ketahanan diri terhadap penyalahgunaan narkotika. Selain itu melalui aspek penegakan hukum yang tegas dalam menangani sindikat narkotika," kata mantan Kapolda Lampung itu


Lampung Timur

Social Links