HINDARI GAGAL PANEN, PETANI SINGKONG PANEN DINI

27 Mar 2018 19
HINDARI GAGAL PANEN, PETANI SINGKONG PANEN DINI

Sukadana ( KOMINFO LAMTIM ) - Intensitas hujan yang tinggi akhir-akhir ini membuat sejumlah petani singkong di Desa Rantau Jaya Udik 2 dan sekitarnya mengeluh.
Pasalnya,  mayoritas singkong yang dipanen mengalami pembusukan karena curah hujan yang cukup tinggi. ( 25/03/2018 )

Imbasnya mereka merugi karena minimnya keuntungan dari singkong yang dijual ke lapak, salah satu petani singkong asal Rantau Jaya Udik 2, Tukino (46), menurutnya harga jual singkong yang mencapai 1500 /kg juga menjadi alasan untuk memanen lebih awal. Biasanya singkong setengah hektar bisa menghasilkan 17 - 20 ton. Namun karna umur singkong baru 4 bulan dipanen alhasil panenannya menurun jadi 12 - 16 ton.

Dan jika singkong dipaksakan panen pada usia 6 hingga 8 bulan, maka singkong akan terancam busuk bahkan hingga gagal panen".Ungkap bapak 3 anak tersebut

Hal ini dialami petani singkong yang lainnya di luar Desa Rantau Jaya Udik 2 untuk menghindari gagal total karena buah yang membusuk,  maka solusi yang dianggap baik adalah memanen lebih awal walau kualitas dan hasilnya kurang memuaskan. Namun ditopang dengan harga jual yang tinggi saat ini cukup untuk mengembalikan modal yang telah dikeluarkan.

Erlian
Editor Tim Kominfo

Lampung Timur

Social Links