KTKM Manfaakan Urine Kambing Sebagai Pupuk Organik dan Limbah Jagung Untuk Pembuatan Pakan Ternak

08 Okt 2019 14
KTKM Manfaakan Urine Kambing Sebagai Pupuk Organik Dan Limbah Jagung Untuk Pembuatan Pakan Ternak


 

KOMINFO LAMTIM, Sekampung Udik -  Kelompok ternak Krida Muda (KTKM) Desa Sidorejo, Kecamatan Sekampung Udik Manfaatkan urine kambing sebagai pupuk organik serta limbah jagung untuk pembuatan pakan ternak, hal ini di lakukan pada Sabtu (5/10/2019).

Dibimbing langsung oleh Dosen Universitas Nahdhatul Ulama Lampung, Anhar Faisal Fanani M.S.i, Nurul Fajriyah, M.S.i,. Dan M.Khoirudin M.Pd., dalam rangka Program kemitraan  Masyarakat.

Muslihan Ketua kelompok ternak Krida Muda Menjelaskan, "kami kelompok ternak kambing Krida Muda desa Sidorejo, mendapatkan pembelajaran tentang bagaimana membuat kandang yang baik, cara mengolah urine kambing serta mengolah bahan yang tidak terpakai seperti tongkol jagung atau bungkil sawit yang terbuang", ungkap Muslihan.

Dalam kegiatan tersebut kelompok ternak Krida Muda, mempraktekkan langsung cara mengolah urine kambing  menjadi pupuk organik dengan campuran, urine yang dicampur dengan rempah rempah seperti jahe, kunyit, lengkuas, dan kencur yang ditumbuk halus lau dicampur dengan bakteri, lalu kemudian dimasukan kedalam sebuah tong untuk di fermentasi selama selama 15 hari.

Anhar Faisal Fanani selaku pembimbing menjelaskan, "kegitan ini tujuanya adalah, agar peternak dapat memanfaatkan urine kambing sebagai pupuk organik. Karena urine kambing ini jika dimanfaatkan sebagi pupuk cair, dapat membantu tanah untuk unsur unsur penting dalam tanah, yang tergerus oleh pupuk kimia. Selain aman dalam penggunaannya, tentu saja ini lebih ekonomis dan bahan bahannya sangat mudah di dapat", ucap Anhar.

Selain pembuatan pupuk organik, Krida Muda juga membuat pakan dari bahan limbah Seperti tongkol jagung, bungkil kelapa sawit, kulit kakao serta bahan lain yang kemudian di fermentasi.

Lebih lanjut Anhar menjelaskan, "Pembuatan pakan komplit ini memanfaatkan sejumlah bahan yang sudah dibuang, seperti tongkol jagung, bungkil kelapa dan kulit kakao. Tujuan dari pembuatan pakan komplit ini adalah, agar ternak meningkat kualitasnya. Karena pakan yang dihasilkan, kandungan Nutrisi yang dibutuhkan lebih tinggi dari pada pakan biasa,dan ini akan berdampak pada nilai jual. Selain itu pakan dapat disimpan dalam jangka waktu lama, sehingga petani bisa  memiliki pakan yang disimpan ketika pada musim kemarau yang susah pakan",  papar Anhar.

Sebanyak 20 orang anggota kelompok, hadir pada saat Praktek pengolahan urine dan pembuatan  pakan komplit untuk ternak. (wahib)


Lampung Timur

Social Links