Lampung Timur Siap Naik Kelas, Kemenperin Dorong Hilirisasi Singkong Jadi Produk Bernilai Tinggi
Sukadana (Komdigi Lamtim) – Lampung Timur semakin memantapkan langkah menjadi pusat industri olahan singkong. Bersama Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menggelar Seminar dan Pendampingan Teknis Produksi serta Sistem Keamanan Pangan Produk Olahan Singkong di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat hilirisasi komoditas singkong agar tidak lagi hanya dipasarkan sebagai bahan mentah, tetapi mampu diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah tinggi yang berdaya saing di pasar nasional hingga internasional.
Seminar dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Perindustrian RI Faisol Riza, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita, Sekretaris Ditjen IKMA Yedi Sabaryadi, Direktur IKM Pangan, Furnitur dan Bahan Bangunan Afrizal Haris, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Mohammad Zimmi Skil, Sekretaris Daerah Lampung Timur, para kepala OPD, pelaku UMKM, petani singkong, serta tamu undangan lainnya.
Direktur Jenderal IKMA, Reni Yanita, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku industri kecil dan menengah (IKM) melalui pemahaman proses produksi yang baik sekaligus penerapan standar keamanan pangan.
Menurutnya, seminar diikuti oleh perwakilan IKM olahan singkong dan kelompok tani, sementara bimbingan teknis secara khusus diberikan kepada 30 peserta yang akan mendapatkan pendampingan mengenai penerapan standar keamanan pangan sebagai bagian dari proses sertifikasi produk.
"Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman, wawasan, dan bimbingan teknis sesuai standar keamanan pangan kepada pelaku IKM dalam rangka mendukung penguatan hilirisasi industri berbasis komoditas singkong di Provinsi Lampung," ujar Reni.
Selain materi dari narasumber Kementerian Perindustrian dan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, peserta juga memperoleh fasilitas pelatihan, perlengkapan belajar, biaya transportasi, hingga pendampingan lanjutan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lampung Timur.
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kementerian Perindustrian yang memilih Lampung Timur sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa hilirisasi menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.
"Lampung Timur memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Selain menjadi lumbung padi, daerah ini juga merupakan penghasil jagung terbesar dan produsen singkong terbesar kedua di Provinsi Lampung. Karena itu, hilirisasi menjadi harapan kami agar komoditas unggulan memiliki nilai tambah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Ela.
Bupati juga mengingatkan bahwa beberapa waktu lalu petani singkong sempat menghadapi kondisi sulit akibat harga jual yang anjlok hingga hanya berkisar Rp500–Rp700 per kilogram.
Namun, berkat sinergi pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, serta berbagai pihak terkait, harga singkong mulai menunjukkan tren perbaikan.
Ela berharap berbagai produk turunan singkong seperti mocaf, tepung, keripik, hingga aneka pangan olahan dapat terus berkembang dan masuk ke dalam katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) sehingga memiliki pasar yang lebih luas dan berkelanjutan.
"Kami berharap produk UMKM berbahan baku singkong dapat masuk dalam sistem pengadaan pemerintah sehingga tercipta keseimbangan antara supply dan demand yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menegaskan bahwa singkong kini telah berkembang menjadi salah satu komoditas strategis yang dibutuhkan berbagai sektor industri.
Menurutnya, pati singkong saat ini dimanfaatkan sebagai bahan baku industri kertas, tekstil, farmasi, hingga plastik ramah lingkungan berbasis biomaterial. Bahkan, komoditas tersebut juga memiliki prospek besar sebagai bahan baku energi terbarukan.
"Jangan salah melihat singkong. Singkong bukan hanya untuk makanan, tetapi menjadi bahan baku berbagai industri, mulai dari kertas, tekstil, farmasi hingga plastik ramah lingkungan. Nilai ekonominya sangat besar jika diolah," tegas Faisol.
Ia mengungkapkan bahwa kebutuhan industri nasional terhadap produk turunan singkong masih sangat tinggi. Saat ini produksi tapioka dalam negeri baru mampu memenuhi sekitar 70 persen kebutuhan nasional sehingga sisanya masih dipenuhi melalui impor.
Karena itu, pemerintah terus mendorong penguatan hilirisasi agar daerah penghasil singkong seperti Lampung Timur mampu menghasilkan produk olahan bernilai tambah tinggi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.
Faisol juga menyebut Lampung Timur memiliki modal besar untuk berkembang sebagai kawasan industri berbasis pertanian dengan produksi singkong mencapai sekitar 1,3 juta ton per tahun, produksi padi sekitar 519 ribu ton, kakao 3.400 ton, serta komoditas unggulan lain seperti kopi, kelapa, sawit, dan lada hitam.
Untuk meningkatkan daya saing industri kecil dan menengah, Kementerian Perindustrian juga mendorong penerapan berbagai standar mutu seperti Good Manufacturing Practices (GMP), Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), serta sertifikasi halal.
Selain itu, pemerintah menyediakan program restrukturisasi mesin dan peralatan produksi melalui subsidi potongan harga hingga 40 persen guna mempercepat modernisasi industri kecil dan menengah.
"Saya percaya di bawah kepemimpinan Ibu Bupati beserta jajarannya, Lampung Timur mampu bertransformasi dari daerah penghasil komoditas mentah menjadi sentra industri olahan pangan yang berdaya saing tinggi, bahkan mampu menembus pasar ekspor," pungkas Faisol.
(**).Berita Detail
- Category: Berita
- Client: Admin
- Project date: 16-07-2026
- Project Views: 650 views
Categories
Recent News
- Bupati Ela: Tak Boleh Ada Warg ...
- Pemkab Lampung Timur Gandeng B ...
- Wapres Gibran: Generasi Muda H ...
- Wapres Gibran Serap Aspirasi P ...
- Wapres Gibran Tinjau Pembangun ...
- Tanamkan Integritas Sejak Dini ...
- Bupati Lamtim Ela Siti Nuryama ...
- Bupati Ela Siti Nuryamah Ajak ...
- Bupati Lamtim Ela Siti Nuryama ...
- Wabup Azwar Hadi dan Kodim 042 ...
- Wagub Lampung Jihan bersama Bu ...

