Pemkab Lampung Timur dan PCNU Perkuat Ketahanan Pangan, Dorong Hasil Tani Bernilai Tambah
Sukadana (Komdigi Lamtim) – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memperluas kolaborasi dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan nilai ekonomi hasil pertanian. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lampung Timur.
Penandatanganan PKS berlangsung di Aula Kantor PCNU Lampung Timur, Jalan Pantai Lintas Timur, Sukadana, Rabu (10/9/2026). Kerja sama ini diarahkan pada penguatan sektor pertanian mulai dari produksi, pengolahan hingga pemasaran, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya petani dan kelompok wanita tani.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PCNU Lampung Timur Dardiri beserta jajaran Syuriah, badan otonom (Banom), sayap organisasi dan pengurus NU lainnya. Dari Pemerintah Kabupaten Lampung Timur hadir Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Ketua DPRD Lampung Timur Rida Rotul Aliyah, Sekretaris Daerah Rustam Effendi, Kepala Bappeda Verzenita Hasan, Plt. Kepala Dinas Pertanian Eko Agustinus serta Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Dwi Giyatri.
Ketua PCNU Lampung Timur Dardiri mengatakan, NU siap mengambil peran dalam mendukung program ketahanan pangan yang dijalankan pemerintah daerah. Menurutnya, jaringan organisasi hingga tingkat bawah dapat menjadi kekuatan untuk memastikan program tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi benar-benar bergerak di tengah masyarakat.
“PCNU Lampung Timur siap bersinergi dengan Pemkab. Melalui jaringan pesantren, majelis taklim, dan kelompok tani binaan NU, kita akan kawal program ini sampai ke tingkat ranting. Ini bentuk khidmah NU untuk umat dan bangsa,” ujar Dardiri.
Selain meningkatkan produksi, Dardiri menilai hilirisasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Hasil pertanian, kata dia, perlu mendapatkan sentuhan pengolahan dan inovasi agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
Sementara itu, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menegaskan bahwa PKS tersebut merupakan langkah konkret untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan NU dalam menggerakkan sektor pangan dari tingkat lapangan.
“Melalui Perjanjian Kerja Sama ini, kita ingin memastikan semua program ketahanan pangan punya ujung tombak di lapangan. Para petani dan ibu-ibu Kelompok Wanita Tani menjadi motor penggeraknya, didukung Dinas Pertanian dan Sekda untuk regulasi serta Bappeda untuk perencanaan,” kata Ela.
Bupati menekankan, ketahanan pangan tidak hanya berbicara mengenai kemampuan menghasilkan bahan pangan, tetapi juga bagaimana hasil tersebut mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Karena itu, hilirisasi pertanian menjadi salah satu fokus dalam kerja sama tersebut. Produk pertanian didorong untuk tidak berhenti setelah dipanen, tetapi dikembangkan menjadi berbagai produk olahan yang memiliki daya saing dan peluang pasar lebih luas.
“Konsepnya sederhana: dari sawah ke industri rumah tangga, dari kebun ke kemasan. Semua menu programnya sudah ada di Pemda. Tinggal kita gerakkan bersama-sama,” tegasnya.
Semangat tersebut mendapat sambutan positif dari Kelompok Wanita Tani (KWT) yang selama ini telah mengembangkan berbagai olahan berbahan dasar hasil pertanian. Mereka berharap dukungan pemerintah dan NU dapat membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan pendapatan kelompok.
“Kami siap. Selama ini ibu-ibu sudah mengolah hasil tani jadi makanan. Dengan adanya hilirisasi dari NU dan Pemda, kami berharap produk kami bisa masuk pasar yang lebih luas,” ujar perwakilan KWT.
Sebagai bagian dari kegiatan, Bupati Ela Siti Nuryamah juga menyerahkan bantuan bibit tanaman serta alat-alat pertanian secara simbolis kepada kelompok penerima manfaat. Sementara itu, PCNU Lampung Timur turut memberikan produk olahan hasil karya para penggerak dan kader Nahdlatul Ulama.
Penyerahan tersebut menjadi gambaran bahwa kerja sama yang dibangun tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi diarahkan untuk menghasilkan kegiatan nyata yang menyentuh masyarakat.
Melalui kolaborasi Pemkab Lampung Timur dan PCNU, penguatan ketahanan pangan diharapkan dapat berjalan dari hulu hingga hilir—mulai dari meningkatkan produksi, mengembangkan keterampilan pengolahan, memperkuat kelembagaan kelompok, hingga membuka akses pemasaran.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun sektor pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi petani dan masyarakat Lampung Timur.
(**).Berita Detail
- Category: Berita
- Client: Admin
- Project date: 10-09-2026
- Project Views: 686 views
Categories
Recent News
- 1.088 KPM di Pasar Sukadana Te ...
- Pemkab Lampung Timur Salurkan ...
- Azwar Hadi Resmi Pimpin PMI La ...
- Bupati Lampung Timur Ela Siti ...
- Wabup Azwar Hadi Hadiri Grand ...
- Pemkab Lampung Timur Sosialisa ...
- Wabup Azwar Hadi Matangkan Per ...
- PENGUMUMAN HASIL NILAI ADMINIS ...
- Bupati Ela Siti Nuryamah Resmi ...
- Komisi IV DPR RI Kunjungi TN W ...
- PMI Lampung Timur Matangkan Pe ...

