Pemkab Lampung Timur Dukung Survei Seismik 2D Gerbera, Tekankan Perlindungan Masyarakat dan Lahan Produktif
Sukadana (KOMDIGI LAMTIM) – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mendukung pelaksanaan Survei Seismik 2D Gerbera sebagai bagian dari upaya eksplorasi potensi minyak dan gas bumi (migas) di wilayah Lampung Timur. Dukungan tersebut disertai penegasan agar pelaksanaan kegiatan mengedepankan keselamatan, perlindungan masyarakat, lingkungan, serta lahan produktif milik warga.
Hal tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Timur, Ahmad Zainuddin, saat mewakili Bupati Lampung Timur membuka Sosialisasi Survei Seismik 2D Gerbera di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Timur, Sukadana, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Sumbagsel beserta jajaran, Tim Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), Forkopimda Lampung Timur, para kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Dalam sambutan Bupati Lampung Timur yang disampaikan Ahmad Zainuddin, dijelaskan bahwa sosialisasi tersebut bukan sekadar tahapan administratif, tetapi menjadi ruang penting untuk membangun pemahaman, keterbukaan informasi, dan komunikasi antara pemerintah, pelaksana kegiatan, dan masyarakat.
“Survei Seismik 2D Gerbera merupakan kegiatan awal untuk mengetahui potensi sumber daya minyak dan gas bumi di bawah permukaan bumi dengan menggunakan metode seismik,” jelasnya.
Zainuddin menegaskan, masyarakat tidak perlu salah memahami kegiatan tersebut sebagai aktivitas pengeboran.
“Ini merupakan survei, bukan kegiatan pengeboran. Pada tahap ini belum dilakukan pengeboran sumur migas. Tujuannya memperoleh data dan informasi mengenai kondisi geologi bawah permukaan sebagai bahan untuk menentukan langkah selanjutnya,” ujarnya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur pada prinsipnya mendukung kegiatan strategis di sektor energi sepanjang dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, mengedepankan keselamatan, menjaga lingkungan, serta memberikan perlindungan terhadap kepentingan masyarakat.
Apabila dari rangkaian eksplorasi tersebut nantinya ditemukan potensi sumber daya migas, pemerintah daerah berharap keberadaannya dapat memberikan manfaat bagi negara, daerah, dan masyarakat.
Namun demikian, dukungan tersebut harus berjalan seiring dengan tanggung jawab dan kehati-hatian.
Salah satu perhatian utama Pemkab Lampung Timur adalah perlindungan terhadap lahan pertanian dan aset masyarakat. Hal ini mengingat sektor pertanian menjadi salah satu sumber penghidupan penting bagi masyarakat Lampung Timur.
Zainuddin meminta tim SKK Migas dan pelaksana kegiatan memperhatikan kondisi lapangan dalam menentukan maupun melaksanakan lintasan survei.
“Jangan sampai pelaksanaan kegiatan menimbulkan kerusakan terhadap tanaman, infrastruktur masyarakat, saluran irigasi maupun fasilitas umum lainnya,” tegasnya.
Apabila terdapat tanaman atau aset masyarakat yang terdampak kegiatan, ia meminta agar proses pendataan, komunikasi, hingga penyelesaian kompensasi dilakukan secara adil, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jangan sampai masyarakat merasa dirugikan atau tidak mendapatkan informasi yang jelas,” katanya.
Selain perlindungan terhadap aset masyarakat, Pemkab Lampung Timur juga menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka hingga tingkat desa.
Zainuddin meminta para camat, kepala desa, serta jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan desa menjadi jembatan komunikasi antara pelaksana kegiatan dan masyarakat.
Masyarakat, lanjutnya, perlu mendapatkan penjelasan secara sederhana mengenai apa yang dilakukan, bagaimana proses survei berlangsung, kapan dilaksanakan, wilayah mana saja yang dilalui, serta mekanisme yang dapat ditempuh apabila terjadi persoalan di lapangan.
“Jangan biarkan masyarakat menerima informasi yang tidak jelas atau berkembang isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Pemkab juga meminta agar pemetaan lintasan, desa dan dusun yang dilalui, serta jadwal dan tahapan kegiatan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah hingga pemerintah desa. Dengan demikian, pengawasan dapat dilakukan secara bersama dan kegiatan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Sementara itu, perwakilan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung menyampaikan bahwa survei seismik 2D merupakan salah satu tahapan penting dalam eksplorasi migas untuk memperoleh data bawah permukaan secara lebih detail dan akurat sebelum memasuki tahap pengeboran eksplorasi.
Kegiatan tersebut juga dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional.
Ia menjelaskan, kebutuhan energi terus meningkat, sementara produksi minyak nasional masih belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Karena itu, pencarian sumber-sumber energi baru melalui kegiatan eksplorasi menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan energi.
Menurutnya, wilayah kerja kegiatan eksplorasi yang didukung pemerintah provinsi mencakup beberapa kabupaten, termasuk Lampung Timur, Lampung Tengah, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Way Kanan.
Khusus Lampung Timur, kegiatan eksplorasi diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru apabila nantinya ditemukan potensi migas yang dapat dikembangkan.
“Survei merupakan proyek eksplorasi migas yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja serta meningkatkan penerimaan daerah,” ungkapnya.
Ia juga menyebut Lampung Timur telah memiliki pengalaman sebagai daerah penghasil migas, termasuk dari wilayah perairan Labuhan Maringgai. Karena itu, apabila eksplorasi darat ini menghasilkan temuan yang ekonomis, peluang peningkatan manfaat bagi daerah diharapkan dapat semakin besar.
Namun, keberhasilan kegiatan tersebut menurutnya sangat bergantung pada dukungan dan komunikasi seluruh pihak, terutama masyarakat yang wilayahnya menjadi lintasan survei.
“Keberhasilan survei seismik ini tidak hanya ditentukan aspek teknis dan administratif, tetapi juga kualitas komunikasi, koordinasi dan penerimaan masyarakat,” katanya.
Ia mendorong agar pelaksanaan survei dilakukan secara partisipatif, transparan, menghormati hak masyarakat, serta memperhatikan nilai dan kearifan lokal.
Pemerintah Provinsi Lampung juga berharap dukungan dari pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, pemerintah desa dan seluruh warga dapat memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.
“Targetnya, jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, kegiatan ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya, tidak hanya bagi Lampung Timur dan Provinsi Lampung, tetapi juga bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Melalui sosialisasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap seluruh tahapan Survei Seismik 2D Gerbera dapat berlangsung secara tertib, aman, transparan dan memberikan kepastian bagi masyarakat, sekaligus membuka peluang bagi penguatan ketahanan energi serta pertumbuhan ekonomi daerah.
(**).Berita Detail
- Category: Berita
- Client: Admin
- Project date: 06-10-2026
- Project Views: 632 views
Categories
Recent News
- PUPR Lampung Timur Ikuti Rakor ...
- Bupati Ela Siti Nuryamah Buka ...
- PENGUMUMAN HASIL PENILAIAN MAK ...
- Sekda Lampung Timur Lantik Pej ...
- RELAS PEMBERITAHUAN PUTUSAN P ...
- Hari Kesaktian Pancasila, Pemk ...
- Pemkab Lampung Timur Bahas Mas ...
- APIK Dorong Transformasi Kakao ...
- Pertama di Indonesia Lampung T ...
- Bupati Ela Siti Nuryamah Hadir ...
- Raperda Perubahan APBD 2026 Di ...

