Wabup Azwar Hadi Pacu Percepatan Penurunan Stunting, Targetkan Angka Turun hingga 4 Persen pada 2026
SUKADANA (Komdigi Lamtim) – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terus memperkuat komitmen dalam menekan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Triwulan II Tahun 2026 di Aula Bappeda Lampung Timur, Senin (20/7/2026).
Rakor tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penyusunan langkah strategis untuk memastikan seluruh program percepatan penurunan stunting berjalan efektif, terukur, dan tepat sasaran.
Hadir dalam kegiatan itu Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahmad Zainuddin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur Marwansyah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Dany Samantha, Kepala Bappeda Verzanita Hasan, Plt Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Dwi Giyarti, Plt Kepala Dinas Kesehatan dr. Ekawaty Apryandari, Kepala Dinas P3AP2KB Suwanto, serta jajaran kepala perangkat daerah yang tergabung dalam TPPS.
Dalam arahannya, Azwar Hadi menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh organisasi perangkat daerah serta dukungan berbagai pemangku kepentingan.
Menurutnya, meskipun tren prevalensi stunting di Lampung Timur terus menunjukkan penurunan dalam beberapa tahun terakhir, hasil tersebut harus terus ditingkatkan agar memberikan dampak yang lebih nyata bagi kualitas sumber daya manusia.
"Kita sudah bekerja maksimal sejak beberapa tahun terakhir. Angka stunting memang terus menurun, tetapi masih sedikit. Harapan saya tahun ini penurunannya bisa lebih signifikan, minimal tiga sampai empat persen," ujar Azwar.
Ia juga menegaskan bahwa program penanganan stunting harus tetap menjadi prioritas meskipun pemerintah sedang menerapkan efisiensi anggaran. Menurutnya, investasi pada pemenuhan gizi dan kesehatan anak merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.
Selain itu, Azwar memberikan perhatian khusus terhadap upaya pencegahan pernikahan usia dini yang dinilai menjadi salah satu faktor penyebab tingginya risiko stunting. Ia meminta Kementerian Agama terus mengintensifkan edukasi kepada calon pengantin agar memahami pentingnya kesiapan usia dan kesehatan sebelum membangun keluarga.
"Kita harus memperkuat pencegahan sejak awal. Edukasi kepada calon pengantin sangat penting agar mereka memahami risiko pernikahan dini terhadap kesehatan ibu dan anak," katanya.
Azwar juga menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk memperkuat pengawasan terhadap kinerja bidan desa, terutama dalam pendataan ibu hamil, balita, dan keluarga berisiko stunting. Ia menekankan bahwa akurasi data menjadi kunci dalam menentukan keberhasilan intervensi pemerintah.
"Keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh validitas data. Jangan sampai laporan tidak sesuai kondisi di lapangan karena akan berpengaruh terhadap evaluasi pemerintah pusat," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Lampung Timur, Suwanto, menjelaskan bahwa Rapat Koordinasi TPPS Triwulan II bertujuan mengevaluasi capaian program, memetakan kembali sasaran intervensi, mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, sekaligus memperkuat konvergensi program lintas sektor.
"Melalui rakor ini kami meninjau capaian intervensi stunting, mengidentifikasi kendala terutama terkait data keluarga berisiko stunting, serta memperkuat kolaborasi agar intervensi spesifik maupun sensitif dapat berjalan lebih optimal," jelas Suwanto.
Ia menambahkan, lokus percepatan penurunan stunting Kabupaten Lampung Timur Tahun 2026 tersebar di sepuluh desa, yakni Desa Purbosambodo, Kibang, Margototo, Sumber Agung, dan Jayaasri di Kecamatan Metro Kibang; Desa Pakuan Aji di Kecamatan Sukadana; Desa Sidorejo di Kecamatan Sekampung Udik; Desa Tritunggal di Kecamatan Waway Karya; Desa Nibung di Kecamatan Gunung Pelindung; serta Desa Buana Sakti di Kecamatan Batanghari.
Suwanto berharap seluruh perangkat daerah dapat terus memperkuat koordinasi dan menjalankan perannya masing-masing sehingga target percepatan penurunan stunting pada tahun 2026 dapat tercapai secara optimal.
Melalui penguatan sinergi, validitas data, serta intervensi yang tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur optimistis upaya percepatan penurunan stunting akan semakin efektif dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah di masa depan.
(**).Berita Detail
- Category: Berita
- Client: Admin
- Project date: 20-07-2026
- Project Views: 668 views
Categories
Recent News
- Harkopnas ke-79 di Lampung Tim ...
- Nobar Final Piala Dunia 2026 d ...
- Pemkab Lampung Timur Bergerak ...
- Wakil Bupati Azwar Hadi Pimpin ...
- Bupati Ela: Tak Boleh Ada Warg ...
- Pemkab Lampung Timur Gandeng B ...
- Lampung Timur Siap Naik Kelas, ...
- Wapres Gibran: Generasi Muda H ...
- Wapres Gibran Serap Aspirasi P ...
- Wapres Gibran Tinjau Pembangun ...
- Tanamkan Integritas Sejak Dini ...

