Silaturahmi Seni Tiban “Badak Lampung”, Wabup Azwar Hadi Tekankan Pelestarian Budaya Nusantara
Lampung Timur (KOMDIGI LAMTIM) — Suasana penuh keakraban dan semangat pelestarian budaya mewarnai kegiatan Silaturahmi Paguyuban Seni Tiban “Badak Lampung” yang digelar di Desa Selorejo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, Sabtu (23/05/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Pembina Paguyuban Tiban Blitar Jawa Timur Guntur Wahono, Anggota Komisi III DPRD Lampung Timur Komari, Camat Batanghari Tammy Muhammad Saleh, Kepala Desa Selorejo beserta jajaran, serta tamu undangan dari Blitar, Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Guntur Wahono menyampaikan bahwa hubungan antara komunitas seni Tiban di Lampung dan Blitar telah terjalin erat melalui kegiatan silaturahmi budaya lintas daerah.
“Di tahun 2025 Badak Lampung berkunjung ke Blitar, maka tahun 2026 ini menjadi kewajiban kami dari rombongan Blitar, Tulungagung, dan Kediri hadir ke Lampung. Mudah-mudahan tahun 2027 nanti giliran Lampung kembali ke Blitar,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan salam dari Bupati Blitar kepada Wakil Bupati Lampung Timur. Menurutnya, apabila rombongan dari Lampung Timur berkunjung ke Blitar, maka akan disambut langsung di Pendopo Kabupaten Blitar.
Guntur menegaskan bahwa seni tradisi Tiban merupakan warisan leluhur yang harus terus dijaga dan dilestarikan bersama. Ia menjelaskan, pada masa lalu tradisi Tiban biasa dilakukan saat musim kemarau sebagai bentuk permohonan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar diturunkan hujan.
“Ini menjadi tugas kita bersama untuk menjaga, merawat, dan melestarikan seni tradisi Tiban sebagai warisan budaya leluhur,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi yang juga menjabat sebagai Dewan Penasehat Kesenian Tiban “Badak Lampung” menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan keluarga besar Paguyuban Seni Tiban Nusantara Badak Lampung yang telah menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya bangsa,” ujar Azwar.
Menurutnya, seni Tiban merupakan bagian dari kekayaan budaya nusantara yang memiliki nilai historis, spiritual, dan kebersamaan. Tradisi tersebut juga mengandung nilai keberanian, persatuan, sportivitas, serta penghormatan terhadap adat dan budaya.
Azwar berharap generasi muda dapat terus mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya daerah agar tidak hilang tergerus perkembangan zaman dan modernisasi.
“Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bukti bahwa masyarakat Lampung Timur memiliki semangat gotong royong dan kepedulian tinggi terhadap pelestarian seni budaya,” lanjutnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur akan terus mendukung kegiatan positif yang mampu memperkuat karakter masyarakat sekaligus memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat luas.
“Dulu Tiban dilakukan saat musim kemarau, sekarang menjadi hiburan masyarakat sekaligus media silaturahmi budaya. Mudah-mudahan kegiatan ini terus berjalan dan hubungan persaudaraan semakin baik,” pungkasnya.
(**).Berita Detail
- Category: Berita
- Client: Admin
- Project date: 23-05-2026
- Project Views: 620 views
Categories
Recent News
- Empat Warisan Bersejarah Diusu ...
- M. Davito Winarta Perwakilan L ...
- KPAI Turun ke Desa Migran Emas ...
- RELAS PANGGILAN SIDANG PENGADI ...
- Bantuan Pangan Februari–Mare ...
- Bupati Ela Hadiri Rakor Nasion ...
- Wabup Azwar Hadi Tekankan Peng ...
- Lampung Timur Ikuti Peresmian ...
- Wabup Lampung Timur Terima Aud ...
